Tampilkan postingan dengan label MUSIC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUSIC. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 November 2015

BASSIST TERBAIK DIDUNIA

Dibanding dengan posisi bassist, orang lebih sering mendiskusikan tentang vokalis atau gitaris. Mungkin karena itulah, media pun tidak terlalu mengeksposnya.
100 bassist terbaik dunia, 15 pemain bass terbaik dunia 2014-2015-2020, 15 pemain bass terbaik dunia saat ini, 15 pemain bass terbaik dunia sepanjang masa, gitaris terbaik dunia, 15 bassist terbaik di duniaPadahal faktanya, posisi pemain bass memiliki peranan penting dalam grup musik. Ya, semua anggota grup musik begitu penting. Jika salah-satunya tidak ada, maka suara dan rasanya akan berbeda. Ada yang hilang.
Layaknya drum, bass juga berperan sebagai instrumen yang mengatur ritme. Bass juga membantu mengatur struktur chord-nya. Karenanya, band begitu memberikan perhatian khusus terhadap personil yang memegang alat musik ini.
Berikut ini kami sajikan daftar pemain bassist paling berbakat sekaligus berpengaruh dalam industri musik. Mereka memang bukan sosok yang sangat menonjol di dunia musik, namun nama-nama ini mampu memberikan warna tersendiri, khususnya bagi band yang mereka iringi.
Siapa saja para bassist tersebut? Jom!
15. Mike Gordon
bassist terbaik dunia 2015-2020, bassist 2016-2017-2020, Bassist terbaik dunia saat ini dan sepanjang masa, bassist terbaik dunia saat ini, bassist terbaik dunia versi rolling stone, bassist terbaik dunia sepanjang masa
via : pinterest.com
Bisa dibilang, Mike Gordon “Phish” adalah pemain bass yang ideal. Dia dan band berani melakukan sesuatu yang bahkan mungkin tak terpikirkan oleh grup musik lain. Namun karena spekulasi itulah, mereka jadi memiliki gaya bermusik yang baru, berbeda dan unik. Gaya yang Gordon ciptakan itu membuat beberapa live show mereka begitu terkenal. Sebut saja Calypso, Bluegrass dan bahkan musik Yahudi tradisional.
Gordon bergabung dengan band ketika ia kuliah di Universitas Vermont. Awalnya dia mengambil jurusan teknik elektrik. Namun setelah bertemu dengan Trey Anastasio, Jeff Holdsworth dan Jon Fishman, ia kemudian beralih ke jurusan seni. Pemain bass yang satu ini terkenal juga karena dia bisa berperan banyak untuk band. Tak hanya memainkan ritme, tapi juga memimpin penampilan langsung mereka. Selain mengendalikan bass, ia juga kerap bermain banjo.
14. Geezer Butler
Bassist terbaik dunia saat ini dan sepanjang masa, bassist terbaik dunia saat ini, bassist terbaik dunia versi rolling stone, bassist terbaik dunia sepanjang masa, bassist terbaik dunia 2015-2020, bassist 2016-2017-2020
Sosok yang satu ini merupakan pemain bass sekaligus penulis lirik utamanya Black Sabbath. Sebagaimana kita tahu, band tersebut kerap dijuluki sebagai pendiri Heavy Metal. Awalnya Butler bermain gitar, namun kemudian berpindah jadi bass setelah ada Tony lommi. Dia memang enggan menggunakan 2 orang gitaris. Di awal tahun 1970-an, Butler tidak memainkan bass sebagaimana bassist rock angkatan 1960-an. Dia kerap membuat hal-hal baru, serta lebih sering memimpin band dan mengarahkan musiknya. Butler jadi pemain bass pertama yang menjadikan aliran heavy menggunakan wah pedals dan efek lain. Pada tahun 2006, ia dan rekan-rekannya di Black Sabbath dilantik dalam “Rock and Roll Hall of Fame”.
13. Steve Harris
bassist terbaik dunia versi rolling stone, bassist terbaik dunia sepanjang masa, bassist terbaik dunia 2015-2020, bassist 2016-2017-2020, Bassist terbaik dunia saat ini dan sepanjang masa, bassist terbaik dunia saat ini
Ada yang menggemari Iron Maiden?
Tentu kamu akrab dengan nama yang satu ini. Dialah Steve Harris, sang bassist sekaligus salah-satu pendiri band Heavy Metal asal Inggris tersebut. Yang makin membuatnya popular yaitu kemampuan Harris untuk memainkan bass secepat memainkan gitar. Biasanya aksi ini dilakukan dengan memukul nada ke 8, lalu disusul dengan dua nada ke-16. Kita bisa memerhatikannya lebih jauh dalam lagu mereka, salah-satunya “The Trooper”. Akhir-akhir ini Harris merilis sebuah buku yang berisi panduan untuk bermain bass. Dia juga membagikan tips tentang bagaimana meningkatkan kecepatan permainan. Salah-satu teknik yang ia lakukan yaitu mengkapuri tangannya sebelum bermain.
12. Berry Oakley
bassist terbaik dunia versi rolling stone, bassist terbaik dunia sepanjang masa, bassist terbaik dunia 2015-2020, bassist 2016-2017-2020, Bassist terbaik dunia saat ini dan sepanjang masa, bassist terbaik dunia saat ini
via : pinterest.com
Selain jadi bassist, Berry Oakley juga jadi salah-satu pendiri Band The Allman Brothers. Oakley terkenal dengan permainannya yang bernada riff, tepat ketika ia berada di belakang permainan gitarnya Daune Allman dan Dickey Betts. Salah-satu gaya yang bisa kita nikmati dari seorang Oakley yaitu dalam album “At The Fillmore East”, khususnya dalam lagu “Whipping Post” dan “Mountain Jam”. Sayang, pada 11 November 1972, sang pemain bass ini meninggal dalam sebuah kecelakaan motor. Kemalangan itu terjadi pasca masa-masa depresinya akan kematian sahabat sekaligus gitaris bandnya, Duane Allman. Pada tahun 1995, Oakley dilantik ke dalam “Rock and Roll Hall of Fame”, sebagai personil asli dari Band The Allman Brothers.
11. Jack Bruce
Bassist terbaik dunia saat ini dan sepanjang masa, bassist terbaik dunia saat ini, bassist terbaik dunia versi rolling stone, bassist terbaik dunia sepanjang masa, bassist terbaik dunia 2015-2020, bassist 2016-2017-2020
Jack Bruce adalah pemain bass sekaligus vokalis utamanya Cream. Ia membentuk grup musik itu dengan dua musisi besar lain, yakni Eri Clapton dan Ginger Baker. Selain bersama Cream, Bruce juga sempat bermain dengan John Mayall and the Bluesbreakers, Ringo Starr, Manfred Mann, Robin Trower, John McLaughin’s Mahavishnu Orchestra dan Gory Gallagher. Pada tahun 1993, dia dilantik ke dalam “Rock and Roll Hall of Fame”, sebagai personil dari Cream. Namun pada tangga 24 Oktober 2014, sang bassist meninggal akibat penyakin liver yang dideritanya.
next page button css, next page button tumblr, next page button tumblr html, next page button php, next page button blogger, next page button indesign, next page button tumblr code, next page button in crystal report not working
Read More ->>

DRUMMER TERBAIK DIDUNIA

Dalam sebuah grup musik, seorang drummer memiliki popularitas yang tidak kalah dari vokalis maupun gitaris. Mereka berperan penting dalam menciptakan harmoni yang indah dalam sebuah musik. Tak heran, para drummer ini memiliki jutaan fans di seluruh dunia. Pertanyaannya, siapakah para penabuh drum yang layak menyandang gelar sebagai yang terbaik sepanjang masa?
Dalam daftar ini, Top10Indo akan menyajikan daftar drummer yang tidak hanya sukses di industri musik internasional, namun juga memiliki skill yang luar biasa bagus. Beberapa dari mereka bahkan juga memiliki prestasi di bidang lain selain musik. Tanpa perlu berpanjang lebar lagi, berikut daftarnya:
Image Credit: Wikimedia Commons
10. Bill Ward 
William Thomas "Bill" Ward adalah seorang musisi Inggris, dikenal sebagai drummer untuk band heavy metal bernama Black Sabbath. Sebagai personil pendiri band tersebut, Ward juga berperan sebagai vokalis Black Sabbath dalam dua lagu, "That's Alright" dari album Technical Ecstasy dan "Swinging Chain" dari album Never Say Die!.
Bill Ward mulai bermain drum sejak masih kecil, mendengarkan band-band besar dari tahun 40-an dan inspirasi utamanya adalah Gene Krupa, Buddy Rich dan Louie Bellson. Pada pertengahan 1960-an Ward bernyanyi dan bermain drum di sebuah band bernama The Rest. Sebelum membentuk Black Sabbath, Bill Ward dan gitaris Tony Iommi bermain di sebuah band bernama Mythology.
9. Dave Lombardo
David "Dave" Lombardo adalah drummer Amerika keturunan Kuba dan anggota pendiri American thrash metal band bernama Slayer. Dia berkarir bersama Slayer dan menghasilkan tujuh album, termasuk album yang melegenda yang berjudul Reign In Blood yang dirilis pada tahun 1986. Karir musik Lombardo telah membentang selama lebih dari 25 tahun, di mana ia terlibat dalam produksi 29 rekaman komersial, bermain berbagai genre musik bersama band-band seperti Grip Inc, fantomas, Philm, dan Testament.
Lombardo paling banyak dikenal sebagai drummer heavy metal yang sangat agresif dalam penampilannya dan juga memiliki skill mengagumkan.
8. Keith Moon
Keith John Moon adalah seorang drummer dari grup rock Inggris, The Who. Dia dikenal karena gaya bermain drum yang unik dan eksentrik, dan sering melakukan hal-hal yang merusak dirinya sendiri. Pada tahun 2011, Moon terpilih sebagai drummer kedua terbaik sepanjang sejarah dalam sebuah jajak pendapat pembaca majalah Rolling Stone. Tiga puluh lima tahun setelah kematiannya, drummer ini masih terus dipuji oleh para kritikus dan musisi dunia.
Moon besar di Wembley, barat laut London, dan mulai belajar drum di awal 1960-an. Setelah bermain dengan band lokal, Beachcombers, ia bergabung dengan The Who pada tahun 1964 sebelum mereka merekam single pertama. Bersama The Who inilah Moon mencapai ketenaran yang luar biasa.
7. Jimmy "The Rev" Sullivan
James Owen Sullivan yang tenar dengan nama panggung The Rev (versi singkat dari The Reverend Tholomew Plague), adalah seorang musisi Amerika dan penulis lagu, paling dikenal sebagai drummer dan anggota pendiri untuk band heavy metal Avenged Sevenfold. The Rev dipuji dan diakui karena karya-karyanya pada album Avenged Sevenfold "Waking the Fallen" dan "City of Evil". Dia juga merupakan vokalis dan pianis grup Pinkly Smooth, sebuah proyek sampingan di mana ia dikenal dengan nama Rat Head. The Rev juga sempat menjadi drummer untuk grup musik Suburban Legends dari tahun 1998 hingga 1999.
6. Dave Grohl
David Eric "Dave" Grohl adalah musisi rock Amerika yang bisa memainkan banyak alat musik, penyanyi dan penulis lagu, sutradara film, sekaligus salah satu pendiri grup musik Foo Fighters. Sebelum mendirikan Foo Fighters, Grohl adalah drummer band grunge Nirvana. Ia juga drummer dan co-founder grup rock Them Crooked Vultures. Grohl pernah mengerjakan sebuah project di mana ia menulis semua lagu dan memainkan semua instrumen dalam album Late! dan Probot. Bakatnya yang luar biasa di bidang musik dan kemampuannya dalam bermain drum dianggap telah melegenda dan menjadi inspirasi bagi banyak musisi modern.
5. Mike Portnoy
Michael Stephen "Mike" Portnoy adalah drummer yang dikenal sebagai mantan personil, dan pendiri band progressive metal Dream Theater. Ia dipuji karena keterampilannya yang luar biasa sebagai seorang drummer. Sepanjang karirnya, Portnoy telah memenangkan 26 penghargaan dari majalah Modern Drummer. Dia juga tercatat sebagai co-produser yang melahirkan enam album Dream Theater bersama dengan gitaris John Petrucci, mulai dari "Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory", "Black Clouds" dan "Silver Linings". Portnoy juga menulis sejumlah besar lirik lagu Dream Theater. Dia adalah orang termuda kedua (setelah Neil Peart) yang masuk dalam daftar Hall of Fame Modern Drummer, ketika masih berusia 37 tahun.
4. Chad Smith
Chadwick Gaylord "Chad" Smith adalah musisi Amerika, paling dikenal sebagai drummer yang tergabung bersama grup musik Red Hot Chili Peppers sejak tahun 1988. Smith juga merupakan drummer dari band hard rock Chickenfoot. Sebagai salah satu drummer terbaik dunia, Smith telah melakukan kolaborasi dengan The Dixie Chicks, Glenn Hughes, Kid Rock, Jake Bugg, Jennifer Nettles, dan beberapa nama besar lainnya.
Pada tahun 2010, Smith merilis Rhythm Train, sebuah album yang digarap bersama Dick Van Dyke dan Leslie Bixler. Pada bulan April 2010, MTV menobatkan Rhytm Train sebagai salah satu album terbaik sepanjang masa.
3. Danny Carey
Daniel Edwin "Danny" Carey adalah drummer Amerika terbaik pada masanya dan dikenal karena berhasil memenangkan Grammy Award bersama band progressive metal, Tool. Dia juga telah memberikan kontribusi untuk album para artis seperti Zaum, Green Jelly, Pigface, Skinny Puppy, Adrian Belew dari King Crimson, Carole King, Collide, The Wild Blue Yonder, Lusk, dan Melvins. Lahir di Lawrence, Kansas, pertemuan pertama Carey dengan drum dimulai pada usia sepuluh saat bergabung dengan band sekolah. Kecintaannya pada drum membuat Carey mengambil kelas khusus, dan hal itulah yang mengawali perjalanannya menjadi seorang legenda di dunia musik.
2. Neil Peart
Neil Peart Ellwood adalah seorang musisi Kanada dan penulis lagu. Dia adalah drummer dan penulis lirik untuk band rock "Rush". Peart telah menerima berbagai penghargaan untuk pertunjukan musik, dan dikenal karena kemampuan teknis dan staminanya di atas panggung yang luar biasa.
Peart dibesarkan di Port Dalhousie, Ontario (sekarang bagian dari St Catharines). Selama masa remaja, ia banyak menghabiskan waktu bersama band lokal dan berusaha mengejar mimpi menjadi seorang profesional. Mimpi itu terkabul pada musim panas 1974, ketika Peart bergabung dengan grup musik Rush yang tak lama kemudian menjadi hit di seluruh dunia.
1. John Bonham
John Henry Bonham adalah seorang musisi Inggris dan penulis lagu dari band legendaris, Led Zeppelin. Bonham dikenal karena kecepatan tangan, stamina, gerakan kaki yang akurat, suara khas, dan karismanya yang luar biasa di atas panggung. Ia dianggap sebagai salah satu drumer terhebat dalam sejarah musik rock. Majalah Rolling Stone bahkan menamainya sebagai "drummer terbaik sepanjang masa" pada tahun 2011.
John Bonham dideskripsikan oleh media Allmusic sebagai salah satu musisi paling penting, terkenal dan berpengaruh dalam dunia musik rock. Adam Budofsky, redaktur majalah Modern Drummer, bahkan mengungkapkan, "Jika raja rock 'n' roll adalah Elvis Presley, maka raja drum rock adalah John Bonham. " Kalimat tersebut membuktikan kehebatan dan pengaruh John Bonham yang sangat besar dalam industri musik global.
Read More ->>

GITARIS TERBAIK DIDUNIA

10. Keith Richards

Keith Richards
http://thesun.co.uk/
Keith Richards adalah seorang musikus Rock Inggris. Beliau lahir di Dartford, Kent Inggris, Bratania Raya pada tanggal 18 Desember 1942. Keith Richards juga seorang pemain di film Pirates of the Caribbean: At World’s End sebagai Teague Sparrow, ayah Kapten Jack Sparrow.
Kieth Richard juga seorang penulis lagu, produser rekaman dan juga penulis buku kategori “Best Seller”. Keith dikenal sebagai salah satu pendiri band Rolling Stones, ia memegang alat musik gitar. Pada tahun 2003 Keith Richard mendapatkan ranking 10 dalam “100 Gitaris Terbaik Sepanjang Masa” karena permainan rythm gitarnya yang sangat inovatif. Keith telah menulis lagu dan merekam ratusan lagu dan 14 diantara masuk dalam “500 Lagu Terbaik Sepanjang Masa” Versi majalah Rolling Stones.

9. Jimmy Page

Jimmy Page
wikimedia.org
Jimmy Page adalah salah satu gitaris yang mampu mempengaruhi gitaris pada eranya sekitar pertengahan 60-an dan tahun 70-an. Jimmy Page pertama kali belajar saat masih muda melalui gitar Spanish hadiah dari kedua orang tuanya. Jimmy bermain gitar ketika berumur 13 tahun, karena terpengaruh gaya rock n roll Elvis Presley lewat lagu “Baby,Let’s Play House”.
Pada awal tahun 60-an jimmy membuat album bersama beberapa band lokal seperti Carter lewis and The Southernes dan Neil Christina and The Crusader. Keberhasilannya tak sampai disitu, tahun 1963 jimmy menjadi additional gitar untuk Diamond band bersama Jet Harris dan Tony Meehan. Single yang dikeluarkannya sangat memukau hingga mencapai puncak tangga lagu Inggris.

8. Ry Cooder

Ry Cooder
wikimedia.org
Ryland Peter atau biasa dikenal Ry Cooder lahir pada tanggal 15 Maret 1947. Ry Cooder adalah seorang musisi Amerika dan komposer. Dia adalah seorang multi-instrumentalis, namun beliau dikenal dari karyanya bermain gitar slide. Minatnya pada akar musik Amerika Serikat membawa Coodeer berkolaborasi dengan musisi tradisional dari berbagai negara.
Karya solonya telah eklektik banyak meliputi genre termasuk Americana, folk, blues, Tex-Mex, jiwa, injil, rock dan masih banyak lagi. Cooder telah berkolaborasi dengan banyak musisi termasuk Kapten Beefheart, Ali Farka, Toure, Eric Clapton, The Rolling Stones, Van Morrison, Neil Young, Randy Newman, David Lindley, The Kepala Suku dan The Doobie Brothers Carla Olson & the Textones (baik catatan dan di dalam film yang dibintanginya).

7. Stevie Ray Vaughan

Stevie Ray Vaughan
www.romebywild.it
Stephen Ray Vaughan lahir pada tanggal 3 Oktober 1954. Beliau dikenal sebagai Stevie Ray Vaughan, beliau seorang musisi, penyanyi, penulis lagu dan produser rekaman Amerika. Meskipun karirnya sangat singkat cuman tujuh tahun. Beliau dianggap sebagai salah satu gitaris listrik yang paling berpengaruh dalam sejarah musik blues. Beliau juga salah satu tokoh bangkitnya musik blues di era 80-an. Ketika beliau memainkan di The Rock and Roll Hall of Fame menggambarkan ia sedang memainkan musik blues.
Stevie lahir dan dibesarkan di Kota Dallas, Texas. Stevie mulai bermain gitar pada saat umur tujuh tahun, beliau terinspirasi oleh kakaknya Jimmie. Pada 1971 ia memutuskan untuk drop out dari sekolah tinggi dan pindah ke Austin. Pada tahun berikutnya ia memainkan pertunjukkan dengan berbagai band, beliau pun mendapatkan tempat di Marc Benno dan Nightcrawlers.
Kemudian dia bergabung dengan Denny Freeman, dan lainya. Sampai pada akhir tahun 1977 beliau terus menjalin kerja sama dengan siappun. Pada tahun berikutnya beliau kemudian membentuk kelompok sendiri, yaitu Triple Threat Revue sebelum mengubah namanya bandnya menjadi Double Trouble setelah menyewa drummer Chris Layton dan bassis Tommy Shannon.
Beliau memperoleh ketenaran setelah tampil di Montreux Jazz Festival pada tahun 1982 dan pada tahun 1983. Album sepuluh lagu itu dirilis setelah memetakan di rangking 38 dan sukses secara komersial yang telah terjual sebanyak lebih dari setengah juta copy.

6. Chuck Berry

Chuck Berry
cleveland.com
Charles Edward Anderson “Chuck Berry” beliau lahir di St.Louis, Missouri 18 Oktober 1926. Beliau adalah seorang gitaris, penyanyi, dan penulis lagu Amerika Serikat.
Chuck Berry adalah musikus yang paling berpengaruh dan perintis musik rock and roll. Situs Rock and Roll Hall of Fame menyebutkan “Tidak ada tokoh yang bisa dikatakan sebagai pencipta Rock and Roll, namun tokoh satu-satunya yang bisa dikatakan dan paling mendekati adalah Chuck Berry, beliau mampu mengumpulkan unsur-unsur penting dalam rock and roll menjadi satu.
Cub Koda menulis “Dari semua artis perintis rock & roll, Chuck Berry adalah artis yang paling penting dalam pekembangan musik rock & roll” Beliau adalah pencipta lagu sekaligus salah satu gitaris terbesar dalam sejarah awal rock & roll muncul. John Lennon pun bahkan sempat berujar, “jika engkau mau menyebut sebutan lain untuk rock and roll, kamu boleh menyebutnya ‘Chuck Berry’.

5. Robert Johnson

Robert Johnson
http://www.austincc.edu/
Robert Leroy Johnson lahir pada tanggal 8 Mei 1911. Beliau adalah seorang penyanyi, penulis dan musisi Amerika. Pada rekaman monumentalnya pada tahun 1936 dan 1937 ia menampilkan kombinasi bernyanyi, keterampilan gitar dan bakat penulisan lagu yang banyak dipengaruhi oleh musisi generasi. Bayangan Johnson, kehidupannya yang kurang didokumentasikan dan kematiannya pada usia 27, telah menimbulkan mitos-mitos bahwa ia menjual jiwanya di persimpangan jalan untuk mencapai kesuksesan.

4. Eric Clapton

Eric Clapton
http://media.al.com/
Eric Patrick Clapton lahir di Ripley, Surrey England pada tanggal 30 Maret 1945, beliau juga memilikiki julukan yaitu “Slowhand”. Eric Clapton adalah gitaris sekaligus penyanyi, pencipta lagu dan komponis asal Inggris yang pernah memenangi Grammy Award. Eric Clapton adalah salah seorang musisi yang paling sukses di abad ke-20 dan abad ke-21, dan nama beliau pun diabadikan di museum Rock and Roll Hall of Fame sebanyak 3 kali (sebagai personil The Yarbirds, Cream dan sewaktu bersolo karier). Majalah Rolling Stones mengumumkan bahwa Eric menempati urutan ke-4 dalam daftar Gitaris Terbesar Sepanjang Masa.
Pada pencapaiannya itu banyak kritikus dan penggemar musik yang mennyanjungnya sebagai gitaris terbesar sepanjanga zaman. Selain itu, nama Eric Clapton masuk ke dalam daftar “100 Artis Terbesar Sepanjang Zaman” (The Immortals: 100 Greatest Artist of All Time) yang diumumkan oleh majalah Rolling Stones. Sepanjang kariernya, Clapton dikenal memiliki gaya bermusik yang sangat bervariasi, namun semua gaya itu berakar dari musik blues. Selain itu juga, nama Clapton dicatat dalam sejarah sebagai pencetus aliran blues-rock (bersama John Mayall, The Bluesbreakers dan The Yarbirds) serta Psychedelic Rock sewaktu bersama grup musik Cream.

3. B.B King

B.B King
http://cdn.i24news.tv/
Riley B. King lahir pada tanggal 16 September 1925 beliau dikenal dengan nama panggung BB.King beliau seorang penyanyi blues Amerika, penulis lagu dan gitaris.
Rolling Stones memberikan peringkat pada King pada urutan ke-6 pada daftar “100 Daftar Terbesar Sepanjang Masa” pada tahun 2011. King juga memperkenalkan gaya cangging dari solo karier yang berdasarkan string lentur dan vibrato mempesona yang mempengaruhi banyak musik blues listrik kemudian gitaris. King dilantik ke Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 1987 dan beliau dianggap sebagai salah satu musisi blues paling berpengaruh sepanjang masa. Beliau juga mendapatkan julukan “The King of Blues” dan salah satu dari “Three Kings of the Blues Guitar” bersama dengan Albert dan Freddie.

2. Duane Allman

Duane Allman
tumblr.com
Howard Duane Allman lahir pada tanggal 20 November. Beliau adalah seorang gitaris Amerika, musisi, pendiri dan pemimpin The Allman Brothers Band sampai pada kematiannya dalam kecelakaan sepeda motor pada tahun 1971 di usia 24 tahun.
Pada tahun 1969 The Allman Brothers Band dibentuk berbasis di Amerika Serikat Tenggara. Pada tahun 1970-an, band ini telah sukses besar. Allman diingat sebagai salah satu musisi terbaik di masanya walaupun kesuksesannya cukup singkat namun sangat berpengaruh di band dan khususnya untuk kemampuan ekpresif slide guitar dan keterampilan berimprovisasi yang inventif.

1. Jimi Hendrix

Jimi Hendrix
http://www.guitarworld.com/
James Marshall “Jimi” Hendrix lahir dengan nama Johnny Allen Hendrix pada tanggal 27 November 1942. Beliau adalaj seorang gitaris Amerika, penyanyi dan penulis lagu. Meskipun karir utama Jimi hanya membentang hanya empat tahun, ia secara luas dianggap oleh banyak orang sangat berpengaruh sebagai salah satu gitaris listrik paling berpengaruh dalam sejarah musik populer dan salah satu musisi paling terkenal di abad ke-20. The Rock and Roll Hall of Fame menggambarkan bahwa Jimi sebagai “Instrumentalis terbesar dalam sejarah musik rock”
Lahir di Seattle, Washinton, pada umur 15 tahun Jimi mulai bermain gitar. Pada tahun 1961, Jimi terdaftar sebagai salah satu personel Angkatan Darat AS, ia diberikan debit terhormat pada tahun berikutnya. Setelah itu, ia pindah ke Clarksville, Tennesse dan mulai bermain gigs di Chitlin ‘sirkuit, mendapatkan tempat di Isley Brothers backing bang dan kemudian dengan Little Richard, dengan siapa saja ia berkerja sama sampai pertengahan tahun 1965.
Dalam beberapa bulan, Jimi telah mendapatkan tiga UK sepuluh hit dengan pengalaman : “Hey Joe”,”Purple Haze”,”The Wind Cries Mary”. Beliau mencapai ketenaran di Amerika Serikat setelah penanpilannya di Monterey Pop Festival di tahun 1967. Pada tahun setelahnya album studia ketiga dan terakhir, Electic Ladyland mencapai nomor satu di Amerika Serikat, Jimi merasa itu paling sukses secara komersial dan untuk pertama dirilis serta hanya satu album. Beliau adalah pemain dunia dengan bayaran tertinggi, untuk penampilan “Festival Woodstock” pada tahun 1969 dan “Isle of Wight Festival” pada tahun 1970. Sebelum kematiannya karena kecelakaan pada tanggal 18 September 1970, di usia 27 tahun.
Read More ->>

LINKIN PARK

Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Agoura Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama "Linkin Park" sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park.
Sebelum Chester Bennington menjadi vokalis Linkin Park, Mark Wakefield lebih dulu menjadi vokalisnya. Namun, ia keluar dari Linkin Park untuk mencari proyek lain (menjadi manajer grup band Taproot)– saat itu menggunakan nama Hybrid Theory untuk menjadi manajer grup musik Taproot. Bassis Dave Farrell alias "Phoenix" juga pernah keluar sebentar dari Linkin Park untuk mengikuti tur bersama band lamanya, Tasty Snax. Sedangkan 4 personel lainnya Brad Delson, Mike Shinoda, Joe Hahn, dan Rob Bourdon selalu bertahan di Linkin Park sejak awal pembentukannya.
Linkin Park telah merilis 6 album studio, yaitu Hybrid Theory, Meteora, Minutes to Midnight, A Thousand Suns, Living Things, dan The Hunting Party. Linkin Park juga merilis album Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid Theory EP. Linkin Park sukses dalam memopulerkan lagu-lagunya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done. Secara total, album-album Linkin Park telah terjual sebanyak 50 juta keping.

Sejarah

Awal mula

Awal pembentukan Linkin Park yaitu pertemuan Mike Shinoda dan Brad Delson (gitaris Linkin Park) di kelas 7. Lalu mereka membentuk band bernama Xero. Brad juga bermain untuk band Relative Degree, salah satu personelnya yaitu Rob Bourdon (drummer Linkin Park). Mike berkenalan dengan Rob melalui Brad dan Rob bergabung dengan Xero. Saat kuliah, Brad berkenalan dengan Dave "Phoenix" Farrell (bassis Linkin Park) yang merupakan teman sekamar Brad. Mike, yang mengambil jurusan ilustrasi di Universitas Seni Pasadena, bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin Park). Kemudian, Dave Farrell dan Joe Hahn bergabung bersama Xero. Dave sempat meninggalkan Xero untuk bergabung kembali ke band lamanya, Tasty Snax.
Mulanya, mereka merekrut Mark Wakefield sebagai vokalis, lalu diambil alih oleh Chester Bennington (mantan vokalis Grey Daze) sampai sekarang, sedangkan Mike lalu jadi rapper. Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu setelah ditolak 3 kali, Hybrid Theory berhasil diterima oleh sebuah perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang berjudul Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping. Namun, pada saat itu Mike sempat memiliki masalah dengan Jeff Blue, managernya. Jeff Blue mengatakan bahwa Mike tidak usah rapping, cukup bermain keyboard saja. Kejadian ini menginspirasi Mike untuk menulis lagu Get Me Gone (Fort Minor)
Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Namun, sebelum bernama Linkin Park, mereka sempat mengganti namanya menjadi 0818. Nama ini juga baru diketahui pada pertengahan 2009, saat Brad Delson berbicara di acara wisuda di UCLA, Los Angeles, pertengahan 2009 lalu. Nama Linkin Park diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park. Setelah itu, mereka berhasil membeli situs web www.linkinpark.com.

Hybrid Theory dan Reanimation (2000–2002)

Sampul album Hybrid Theory.
Linkin Park meluncurkan album pertamanya, Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000 dengan singel pertama One Step Closer. Namun, yang lebih terkenal adalah singel Crawling dan In the End. Lagu ini telah membuat Linkin Park menjadi populer. Penjualan album itu melebihi 15 juta keping. Linkin Park lalu merilis edisi spesial dari Hybrid Theory, dengan 2 lagu baru High Voltage (Reprise) dan My December (lagu).
Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya, Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui Mike Shinoda dan Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band The X-ecutioners dalam pembuatan singel It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.

Meteora (2002–2004)

Sampul album Meteora.
Tanggal 25 Maret 2003, Linkin Park merilis album kedua bertitel Meteora. Nama tersebut diambil dari nama tempat ibadah di atas puing-puing di Yunani. Album ini juga meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 11 juta kopi. Singelnya adalah Somewhere I Belong, Faint, Numb, From the Inside, Lying from You, dan Breaking the Habit.
Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan MTV kategori "Video Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Meskipun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di Amerika Serikat tahun 2003.
Linkin Park juga mengadakan Projekt Revolution Tour ke-2 serta sibuk ikut konser. Di sela-sela waktu itu, Linkin Park berhasil menyelesaikan rekaman album konser mereka, "Live In Texas", yang berisi lagu-lagu saat konser Linkin Park di Texas.

Proyek sampingan (2004–2006)

Mike Shinoda saat diwawancarai oleh MTV Thailand di Bangkok, Thailand.
Atas permintaan MTV, Linkin Park berkolaborasi dengan Jay Z dalam album "Collision Course". Materi album ini adalah remix dari sebagian lagu-lagu Linkin Park dalam album "Hybrid Theory" dan "Meteora" serta lagu-lagu Jay Z dalam album "Blueprint" serta "The Black Album". Album tersebut dirilis tahun 2004 dan menghasilkan 2 singel, yaitu Numb/Encore yang mendapat penghargaan Grammy kategori "Lagu Rap Terbaik" dan "Kolaborasi Terbaik".
Pada tahun 2005, Linkin Park lebih mengutamakan konser amal. Mereka membantu korban tsunami pada bulan Desember 2004 dalam konser bertajuk Music For Relief. Linkin Park juga membantu mengumpulkan uang untuk korban Badai Katrina tahun 2004. Sementara itu, Mike Shinoda bergabung dengan Fort Minor dalam album "The Rising Tied". Chester Bennington juga punya proyek solo yang dinamai Snow White Tan yang selanjutnya populer dengan nama Dead By Sunrise.
Pada 13 Oktober 2009, Dead By Sunrise meluncurkan album perdananya, yang berjudul Out Of Ashes. Namun sebelum mereka meluncurkan album, mereka terlebih dahulu merilis sebuah singel, yaitu Crawl Back In.
Linkin Park dan Artifical Life Inc. juga rencananya akan merilis game untuk iPhone dan iPod Touch, Linkin Park: 8-Bit Rebellion, pada Januari 2010.

Minutes to Midnight (2006–2008)

Sampul album Minutes to Midnight.
Pada tahun 2006, mereka mulai merekam materi untuk album terbaru Linkin Park, yaitu "Minutes To Midnight". Banyak yang mengkritik Linkin Park karena sering tertunda peluncurannya. Walaupun begitu, Linkin Park menjamin bahwa album tanggal 14 Mei 2007 ini pantas untuk dikoleksi. Menurut Linkin Park, mereka menamai album barunya "Minutes To Midnight" (menit-menit menuju tengah malam) karena adanya isu nuklir di bumi ini yang dapat menghancurkan dunia pada saat tengah malam.
Sebanyak 100 lagu demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun 2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan Rick Rubin, mantan personel Beastie Boys. Singel pertamanya, "What I've Done", sudah mulai diputar di radio pada tanggal 2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas Billboard. Pada tanggal 20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "Bleed It Out". Dan, pada bulan Oktober, Linkin Park merilis singel "Shadow of the Day". Lalu disusul dengan Given Up (Maret 2008), dan singel terakhir dari "Minutes To Midnight", Leave Out All The Rest (Juli 2008). Lagu "Leave Out All The Rest" di gunakan untuk soundtrack film twilight yang di liris tahun 2008.
Lagu "No Roads Left" bisa didapatkan melalui pemesanan lewat iTunes. Sementara lagu "Qwerty" bisa didapatkan di EP berjudul Linkin Park Underground v6.0.
Mereka juga merilis lagu "New Divide" yang dipakai untuk soundtrack film terbaru Transformers yaitu Transformers: Revenge of the Fallen.Lagu ini juga sudah mencapai posisi 6 di Amerika Serikat, di Inggris mencapai posisi 20, dan mendapat penghargaan dalam kategori "Best Scream Song of the Year" di Spike TV.

A Thousand Suns (2008–2011)

Sampul album A Thousand Suns.
Belakangan ini banyak yang berkata bahwa Linkin Park telah "mati". Padahal tidak. Mereka bahkan sedang bekerja pada album studio keempat mereka. Lagi-lagi Rick Rubin yang menjadi produsernya. Sampai pada Bulan November 2009, mereka sedang fokus pada 5 lagu, setelah sebelumnya terdapat 60 lagu demo, kemudian disaring menjadi 20. Durasinya pun akan lebih panjang dari lagu-lagu Linkin Park lain pada umumnya (sekitar 4-5 menit). Dan, untuk ke depannya, setelah album keempat A Thousand Suns dirilis, Linkin Park berjanji akan berusaha mengeluarkan album barunya lebih cepat.

Living Things (2012–2013)

Sampul album Living Things.
Pada tanggal 15 April 2012, Shinoda mengumumkan melalui situsnya bahwa Living Things yang akan menjadi judul album kelima Linkin Park, dengan penjualan pre-release untuk memulai pada 16 April. Mike Shinoda menyatakan bahwa mereka memilih The Living Things karena album ini lebih banyak tentang orang, interaksi pribadi, dan itu jauh lebih pribadi dari album mereka sebelumnya. Band ini akan mempromosikan album pada edisi 2012 dari Honda Civic Tour, dengan headliners co Incubus. Band ini menampilkan "Burn It Down" pada 2012 Billboard Music Awards. Pada tanggal 24 Mei band ini merilis video musik untuk "Burn It Down" dan debutnya "Lies Greed Misery", lagu lain dari The Livng Things, di BBC Radio 1. "Powerless", lagu kedua belas dan penutupan album, akan tampil dalam kredit menutup untuk film Abraham Lincoln: Vampire Hunter.

Recharged (2013)

Pada tanggal 10 Agustus 2013, Linkin Park berkolaborasi dengan musisi Amerika Steve Aoki untuk melakukan promosi lagu baru mereka "A Light That Never Comes" saat tampil di Summer Sonic Festival di Tokyo, Jepang.[1] Rekaman videonya bisa dilihat melalui situs Youtube. Aoki dan band ini merekam lagu untuk game puzzle - action online LP Recharged (singkatan dari Linkin Park Recharged), yang diluncurkan melalui Facebook dan situs LP Recharged resmi pada tanggal 12 September 2013. Pada hari dirilisnya game LP Recharged, Linkin Park membuat postingan di Facebook. Mereka menjelaskan bahwa lagu yang digunakan untuk mempromosikan game tersebut akan disertakan pada album remix baru, yang berjudul Recharged. Rencananya akan dirilis dalam bentuk CD, vinyl, dan digital download pada tanggal 29 Oktober 2013. Mirip dengan Reanimation , album ini akan menampilkan remix dari semua lagu dari Living Things dengan kontribusi dari seniman, seperti Pusha T, Datsik, KillSonik, Bun B, Money Mark, Rick Rubin, dan lain-lain.[2][3]

The Hunting Party (2013–sekarang)

Sampul album The Hunting Party.
Saat ini Linkin Park sedang mengerjakan proyek untuk mengisi soundtrack film mendatang yang disebut Mall, disutradarai oleh Joe Hahn. Dalam sebuah wawancara dengan Fuse, Mike Shinoda menyatakan mereka telah mulai mengerjakan album keenam.
Mike Shinoda menyatakan bahwa album keenam akan dirilis pada tahun 2014.[4] Pada 6 Maret 2014, grup musik ini merilis singel terbaru mereka, "Guilty All The Same", yang berkolaborasi dengan rapper Rakim.[5] Album studio keenam grup musik ini kemudian diungkapkan berjudul The Hunting Party. Album ini sudah dirilis pada 17 Juni 2014.[6]
The Hunting Party adalah kesudahan Linkin Park setelah dua album terakhir mereka yang beraliran electronic rock. Dengan sederhana Mike Shinoda mengatakan bahwa album ini adalah sebuah "rekaman musik rock". Album ini menampilkan kolaborasi dari Page Hamilton dari Helmet, Rakim, Daron Malakian dari System of a Down, dan Tom Morello dari Rage Against the Machine. Ini adalah album studio Linkin Park pertama yang dibuat dengan kolaborasi dengan musisi lain.
Untuk Saat Ini The Hunitng Party Tour Tidak Bisa Dilanjutkan Karena Chester Bennington Mengalami Patah Tulang Engkel Pada Kakinya.

Jenis musik

Aliran

Chester Bennington, vokalis Linkin Park, saat konser di The Globe Arena di Stockholm, Swedia.
Pada awal pembentukannya, Linkin Park beraliran rock. Setelah masuknya seorang DJ atau turntablis bernama Joe Hahn, Linkin Park mengganti alirannya menjadi hip-hop. Namun, pada album Hybrid Theory, Linkin Park mengganti lagi alirannya menjadi nu metal dan rapcore. Demikian juga pada album Meteora, hanya saja Linkin Park juga menambahkan unsur elektronika.
Pada album Minutes To Midnight, segalanya berubah total. Linkin Park benar-benar mengurangi unsur nu metal secara spesifik. Sebagai gantinya, Linkin Park menggunakan aliran alternative rock. Ini jelas sebuah eksperimen mengingat kesuksesan Linkin Park dengan genre nu metal dalam album sebelumnya. Tetapi, ternyata eksperimen itu berhasil.
Bahkan pada album A Thousand Suns dan Living Things, aliran Linkin Park yang sebelumnya Alternative Rock sedikit dikurangi dan diganti oleh Electronic Rock dan Techno, namun pada album The Hunting Party Linkin Park kembali mengusung aliran Rock

Teknis

Linkin Park jarang menggunakan teknik melodi gitar namun petikan gitar. Selain itu, rap dari Mike Shinoda sering muncul di banyak lagu. Terkadang Chester berteriak dalam beberapa lagu. Pemainan Melodi Gitar hanya Muncul di album The Hunting Party.
Lagi-lagi, perubahan terjadi di album Minutes To Midnight. Linkin Park mengurangi unsur rap dari Mike. Rapnya hanya ada di 2 lagu, yaitu Bleed It Out dan Hands Held High. Sementara vokal Chester lebih dominan dibanding sebelumnya. Linkin Park juga bermain lebih lembut.

Linkin Park Underground

Ini adalah kelompok penggemar Linkin Park yang dibentuk tahun 2001 oleh Linkin Park dan Jessica Sklar. Jika bergabung dengan LPU (singkatannya) maka bisa memperoleh merchandise khusus untuk anggota LPU. Seperti kaus, asbak, buku, ringtone ekslusif, lagu ekslusif, video eksklusif, dan album LPU setiap tahunnya. Sejauh ini album LP Underground v9.0 merupakan terobosan terbaik, karena di dalam album itu seluruh lagunya adalah lagu-lagu demo yang belum pernah dirilis oleh Linkin Park sebelumnya. Ditambah lagi ada lagu demo Across The Line, sebuah lagu yang paling banyak dibicarakan pada forum Linkin Park sejak DVD Making of Minutes to Midnight dirilis. Lagu ini sebelumnya memiliki judul Japan.

Anggota

Anggota Sekarang

  1. Chester Bennington – vokal
  2. Rob Bourdon – drum
  3. Brad Delson – gitar
  4. Dave "Phoenix" Farrell – bass
  5. Joe Hahn – turntable, keyboard , sampling
  6. Mike Shinoda – backing vocal, sampling, rap, keyboard, gitar

Mantan Anggota

  1. Mark Wakefield – Vokal
  2. Scott Koziol – Bass (Stand-in)
  3. Kyle Christener – Bass (Stand-in)
  4. Ian Hornbeck - Bass (Stand-in)
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.

Find Us On Facebook

Translate

Video Of Day